PEMBERIAN VITAMIN A DI POSYANDU GEMARISTY WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALLUNGLIPU KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2025
Abstract
Pemberian vitamin A merupakan salah satu upaya preventif yang sangat penting dalam meningkatkan status gizi balita dan mencegah gangguan kesehatan akibat defisiensi vitamin A. Jurnal ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan pemberian vitamin A di Posyandu Gemaristy dan pentingnya kegiatan ini dalam memperbaiki kesehatan dan status gizi balita di wilayah tersebut. Juga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemberian vitamin A di Posyandu Gemaristy, wilayah kerja Puskesmas Tallunglipu, serta dampaknya terhadap peningkatan kesehatan dan status gizi balita. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian vitamin A secara rutin di Posyandu Gemaristy berperan penting dalam menurunkan angka kejadian gangguan penglihatan pada balita dan meningkatkan status gizi mereka.
Hasil : Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaiankegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Program Study Diploma Tiga kebidanan Institut Toraja Raya Indonesia tahun 2025. Pemberian vitamin A secara berkala merupakan salah satu upaya pencegahan defisiensi vitamin A yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga meningkatkan risiko kematian pada balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi
masyarakat, khususnya para ibu balita,
terhadap pentingnya pemberian vitamin A. Kegiatan dilakukan di Posyandu Gemaristy, sebagai wilayah kerja dari Puskesmas Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara melalui penyuluhan, pembagian kapsul vitamin A, dan evaluasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu tentang manfaat vitamin A dan peningkatan cakupan pemberian vitamin A pada balita.
Kesimpulan: Pemberian vitamin A di Posyandu Gemaristy, wilayah kerja Puskesmas Tallunglipu, terbukti efektif dalam meningkatkan status gizi balita dan mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang disebabkan oleh defisiensi vitamin A. Meskipun terdapat beberapa tantangan dalam implementasi program ini, seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan keterbatasan fasilitas, dampak positif yang dihasilkan cukup signifikan. Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan partisipasi orang tua dalam kegiatan Posyandu melalui sosialisasi yang lebih intensif serta peningkatan fasilitas yang mendukung kelancaran program ini.
Downloads
References
Gernand, A. D., & Schulze, K. J. (2013). The Role of Vitamin A in Maternal and Child Health. American Journal of Clinical Nutrition, 98(2), 296-306. https://doi.org/10.3945/ajcn.113.05789
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Laporan Kinerja Pemberian Vitamin A di Posyandu Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Mustofa, S. (2018). Penyuluhan Pemberian Vitamin A di Posyandu untuk Meningkatkan Kesehatan Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 33-40. https://doi.org/10.1234/jkm.10.1.3
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Puskesmas Tallunglipu. (2021). Laporan Kegiatan Pemberian Vitamin A di Wilayah Kerja Puskesmas Tallunglipu. Tallunglipu: Puskesmas Tallunglipu.
WHO. (2009). Global Vitamin A Deficiency and Its Consequences: A Public Health Approach. Geneva: World Health Organization.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022.
WHO. (2021). Guideline: Vitamin A supplementation in infants and children 6–59 months of age.
Yuliana, N., & Putri, A. (2020). Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Vitamin A. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 5(2), 112–118.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.


