DAMPAK RADIASI HANDPHONE PADA ANAK USIA DINI DAN PERKEMBANGANNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALLUNGLIPU TAHUN 2025

  • Ludia Banne Allo Institut Toraja Raya Indonesia
  • Defyanti Dwi Wahyuni Ambali Institut Toraja Raya Indonesia
  • Herman Tandilimbong Institut Toraja Raya Indonesia
Keywords: radiasi handphone, anak usia dini, perkembangan anak, literasi digital, pengabdian masyarakat

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat telah memengaruhi pola asuh anak usia dini, khususnya melalui penggunaan handphone (HP) yang kini tidak hanya digunakan oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Anak usia dini lebih rentan terhadap dampak radiasi HP karena struktur otak dan tubuh mereka masih berkembang. Berdasarkan anjuran WHO (2014) dan American Academy of Pediatrics (2016), penggunaan media digital pada anak usia dini sebaiknya dibatasi maksimal satu jam per hari. Fenomena anak yang menggunakan HP tanpa pengawasan banyak dijumpai di wilayah kerja Puskesmas Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua, guru PAUD, serta kader posyandu mengenai dampak radiasi HP terhadap perkembangan anak, serta mendorong perilaku bijak dalam penggunaan gadget. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan edukatif dan partisipatif yang mencakup ceramah, diskusi interaktif, pre-test dan post-test, serta pembagian media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar ±80% setelah penyuluhan, ditandai dengan kemampuan menjelaskan kembali dampak radiasi dan upaya pencegahannya. Peserta juga menunjukkan komitmen untuk membatasi waktu penggunaan gadget pada anak dan memperbanyak aktivitas interaksi langsung. Kegiatan ini menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat, memperkuat peran tenaga kesehatan dan pendidik PAUD sebagai agen edukasi, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya promotif dan preventif terhadap dampak negatif teknologi digital. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan digital keluarga dan mendukung terciptanya lingkungan tumbuh kembang anak yang sehat, seimbang, dan bebas dari ketergantungan gadget.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Aini, N., & Pratiwi, S. (2021). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 85–94. https://doi.org/10.21009/JPUD.102.07
2. Astuti, D., & Rahmawati, N. (2022). Edukasi penggunaan gadget pada anak usia dini di era digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 45–52.
3. Handayani, R., & Sari, M. (2020). Dampak radiasi handphone terhadap kesehatan dan perilaku anak usia dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(3), 233–240.
4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman penggunaan gawai yang sehat bagi anak usia dini. Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
5. Nurhayati, S., & Putra, A. (2022). Hubungan durasi penggunaan gadget dengan perkembangan kognitif anak usia pra-sekolah. Jurnal Ilmiah Kesehatan Anak, 5(1), 12–20.
6. World Health Organization (WHO). (2021). Radiation and children’s health. Geneva: WHO Press.
7. Yuliana, R., & Lestari, E. (2020). Peran orang tua dalam membatasi penggunaan gadget pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 500–510.
Published
2025-12-20
How to Cite
Banne Allo, L., Dwi Wahyuni Ambali, D., & Tandilimbong, H. (2025). DAMPAK RADIASI HANDPHONE PADA ANAK USIA DINI DAN PERKEMBANGANNYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALLUNGLIPU TAHUN 2025 . Jurnal Pengabdian Kesehatan Promotif, 4(2), 69-81. Retrieved from https://itri-journal.ac.id/jpkp/article/view/348

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4