PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT TB TAHUN 2023
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Peningkatan kasus TB memerlukan peran masyarakat terutama kader dalam meningkatkan penemuan kasus TB baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit TB.
Desain penelitian yang digunakan adalah pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan berjenis Quasi experiment. Jumlah sampel sebanyak 61 responden yang mewakili dari populasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan diuji secara statistic menggunakan uji Wilcoxon.
Analisis yang digunakan Pearson Chi-Square. Dari hasil penelitian ini diperoleh sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan penyakit TB masyarakat yang pengetahuan baik yaitu berjumlah 30 orang (49,2%) masyarakatyang pengetahuan kurang yaitu berjumlah 31 orang (50,8%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang pencegahan penyakit TB masyarakat terjadi perubahan pengetahuan pada masyarakat yaitu pengetahuan baik meningkat berjumlah 56 orang (91,8%) dan pengetahuan kurang 5 orang (9,8%). Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pencegahan penyakit TB Pada Masyarakat Di RT 2 Tutungan Bia' Utara Kelurahan Tikala Kecamatan Tikala Kabupaten Toraja Utara Tahun 2023. Dengan hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai significancy 0,000 (p<0,005).
Disarankan kepada masyarakat hendaknya selalu mengikuti segala bentuk penyuluhan yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan sehingga dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Amin, Z., dan Bahar, A. (2019). Tuberkulosis Paru. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid I. Edisi VI. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, hal 864-9
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta. Asih, N.G, dan Efendi, C.,. (2013).
Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC
Awusi RYE, Saleh YD & Hadiwijoyo D. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penemuan Penderita TB Paru Di Kota Palu Provinsi Sulawesi Selatan.
Brunner dan Sudadart. (2012). Buku Ajar KeperawatanMedikal Bedah. Jakarta : EGC. Chatarina UW. 2017. Upaya Pencapaian Target BTA Positif Pada Suspek TBC Di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT. Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan.
Costa, Aditama, T, Y. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesembuhan penderita TB,Juornal Respiratori Indonesia, Vol.
27 No. 3hal 31-6
Desy. (2019). Hubungan antara Golongan Darah dengan Penyakit Tuberculosis (TB) Paru di Balai Pengobatan Penyakit Paru- Paru (BP4) Purwokerto. Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman
Depkes RI. (2018). Situasi Epidemiologi TB Indonesia. Subdit TB Depkes RI
Fibriana. (2021). Hubungan Antara Sikap Dengan Perilaku Keluarga Tentang Pencegahan Penyakit Menular Tuberkulosis. http://www .dianhusada.ac.id/jurnalimg/jurper1-9- lin.pdf Di akses tanggal 15 Mei 2022
Herlina Shinta. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Perilaku Pencegahan Penyakit Tuberkolosis Paru Di Puskesmas Kota Padang Kadek. (2015). Motivasi [Internet]. Bersumber dari :
Kemenkes RI. (2018). Strategi Nasional Pengendalian TB Di Indonesia 2017-2018. Kementerian Kesehatan RI. (2022).Infodatin Tuberkulosis. Pusat Data dan Informasi Kesehat RI. 2022;2(1):3–4.
Muchtar A. 2016. Farmakologi Obat Antituberkulosis (OAT) Sekunder. Jurnal Tuberkulosis Indonesia. 3(2): 23-29 Nugroho. Taufan. (2012). Asuhan Keperawatan Maternitas Anak, Bedah, dan Penyakit Dalam. Jakarta: Salemba Medika.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




