PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN JAHE TERHADAP NYERI HAID PADA WANITA USIA SUBUR DI DUSUN KOA BATUSURA TANA TORAJA

  • Adolfina Lukas Siamben Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Lakipadada Tana Toraja
  • Hermin Neli Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Lakipadada Tana Toraja
  • Delima Kanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Lakipadada Tana Toraja
Keywords: Ramuan Jahe, Nyeri Haid, Wanita Usia Subur

Abstract

Latar Belakang:

Nyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar kepunggung bagian bawah dan tungkai meupakan nyeri haid yang terjadi secara alamiah setiap bulan pada wanita usia subur secara fisiologis yang menandakan bahwa organ kandungan telah matang  dan berfungsi. Pengobatan non farmakologis yang dapat mengurangi nyeri haid adalah dengan ramuan jahe.

Tujuan:

Untuk mengetahui pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap nyeri haid pada wanita usia Subur

Metode:

Desain penelitian yaitu pre-exsperimental designs. Bentuk  pre-exsperimental designs yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Populasi penelitian semua wanita usia subur yang mengalami nyeri haid di Dusun Koa Batusura’ Tana Toraja  dengan jumlah sampel 42 orang.

Hasil:

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap nyeri haid pada wanita usia Subur dengan nilai nilaiρ= 0,001 (ρ<α = 0,05).

Kesimpulan:

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap penurunan tingkat nyeri pada wanita yang mengalami nyeri haid di Dusun Koa Batusura’ Tana Toraja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alatas, F., Ilmu, B., Komunitas, K., Kedokteran, F., Lampung, U., Dokter, M. P., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2016). Dismenore Primer dan Faktor Risiko Dismenore Primer pada Remaja Primary Dysmenorrhea and Risk Factor of Primary Dysmenorrhea in Adolescent. 5(September), 79–84.
Altifani, J. (2022). Minuman Herbal Modern “ Jahe Float ” Sebagai Inovasi Usaha Berbasis Kesehatan. Jurnal Altifani, 2(1), 48–56. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i1.200
Betty, B., & Ayamah, A. (2021). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Merah Terhadap Penurunan Dismenorea Pada Mahasiswi Semester 8 Stikes Widya Dharma Husada Tangerang. Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat, 5(2), 61-76.Bingan, E. C. S. (2021). Efektivitas Air Rebusan Jahe Merah terhadap Tingkat nyeri Nyeri Haid. Jurnal Kesehatan Manarang, 7(1), 60. https://doi.org/10.33490/jkm.v7i1.159
Effect, T. H. E., Ginger, O. F., Towards, W., & Dymenorore, R. (2022). Pengaruh Pemberian Air Jahe Terhadap Penurunan The Effect Of Ginger Water Towards Reducing Dysmenore. 2(3), 896–905.
Ginger, R. (2021). Pengaruh Minuman Jahe Merah ( Zingiber Officinale Roscoe Var. Rubrum ) Terhadap Penurunan Skala Nyeri Dismenorea Primer Pada Mahasiswi Di Program Studi S1 Farmasi. 5(1), 11–15.
Ilmiah, J., Batanghari, U., Sari, I. D., & Listiarini, U. D. (2021). Efektivitas Akupresur dan Minuman Jahe terhadap Pengurangan Tingkat nyeri Nyeri Haid/Dismenore Pada Remaja Putri. 21(1), 215–220. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1154
Keumalahayati, K., Khaira, N., & Fazdria, F. (2018). Pengaruh pemberian ramuan jahe dan temulawak terhadap penurunan nyeri haid (dysmenorea). Jkep, 3(1), 57–68.
Kemenkes, R. I. (2019). Profil kesehatan indonesia 2015. Jakarta: kemenkes RI, 22016.
Mariza, A., & Sunarsih, S. (2019). Manfaat Minuman Jahe Merah Dalam Mengurangi Dismenorea Primer. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 5(1).
Notoatmodjo, S.2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Pratiwi, L. A., Mutiara, H., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2017). Pengaruh Jahe terhadap Nyeri saat Menstruasi The Effect of Ginger in Menstrual Pain. 6, 51–54.
Puji, A., Nurhayati, D., Raziful, A., Ersandy, D., & Nailis, N. (2022). Diversifikasi Produk Herbal Serbuk Instan Jahe Merah dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo , Kota Batu. 6(4).
Rahayu, K. D., & Nujulah, L. (2018). Efektifitas Pemberian Ekstrak Jahe Terhadap Intensitas Dismenore Pada Mahasiswi Akademi Kebidanan Sakinah Pasuruan. Embrio, 10(2), 70-75.
Ramli, N., & Santy, P. (2017). Efektifitas Pemberian Ramuan Jahe (Zingibers officinale) dan Teh Rosella (Hibiscus sabdariffa) terhadap Perubahan Tingkat nyeri Nyeri Haid. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(1), 61–66.
Redi Aryanta, I. W. (2019). Manfaat Jahe Untuk Kesehatan. Widya Kesehatan, 1(2), 39–43. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v1i2.463
Sari, D., & Nasuha, A. (2021). Kandungan Zat Gizi, Fitokimia, dan Aktivitas Farmakologis pada Jahe (Zingiber officinale Rosc.): Review. Tropical Bioscience: Journal of Biological Science, 1(2), 11–18. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tropicalbiosci/article/view/5246
Sari, Ruri M. & Abasri, Nuril. 2019. Pengaruh Pemberian Ramuan Jahe Merah ( Zingiber Officinale Roscoe ) dan Gula Merah terhadap Perubahan Nyeri Haid Siswi Kelas VIII SMPN 1 Bengkulu Tengah. CHMK Midwifery Scientific Journal, vol. 2, no. 3, pp. 63-70.Suwanto. (2018). penurunan rasa nyeri. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., Mi, 5–24.
Syamsuryanita, & Ikawati, N. (2022). Perbedaan Pemberian Air Jahe dan Air Kelapa Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri di SMAN 3 Makassar Tahun 2020. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(9), 3089–3096. https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/view/1278
Utari, M. D. (2017). Pengaruh pemberian ramuan jahe terhadap nyeri haid mahasiswi STIKES PMC tahun 2015. Jurnal Ipteks Terapan, 8(1), 257–264.
Published
2024-06-10
How to Cite
Lukas Siamben, A., Neli, H., & Kanan, D. (2024). PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN JAHE TERHADAP NYERI HAID PADA WANITA USIA SUBUR DI DUSUN KOA BATUSURA TANA TORAJA. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 8(2), 37-47. https://doi.org/10.56437/jikp.v8i2.161
Section
Artikel