HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN SEMESTER VIII DI INSTITUT TORAJA RAYA INDONESIA (ITRI) TAHUN 2024

  • Agustina Palamba Institut Toraja Raya Indonesia
  • Ludia Banne Allo Institut Toraja Raya Indonesia
  • Indri Mudjito Institut Toraja Raya Indonesia
Keywords: Aktivitasa Fisik dan Tingkat Stres

Abstract

Kehidupan kesarjanaan di perguruan tinggi tidak bisa lepas dari problematika stres yang dialami Mahasiswa. Mahasiswa akhir yang sedang menyusun skripsi/tugas akhir juga merupakan individu yang sangat rentan mengalami stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir program studi S1 keperawatan semester VIII di Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI) tahun 2024.

Desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Mahasiswa/I Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI) semester VIII dengan jumlah 64 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres yaitu kuesioner skala Likert dan Depression Anxiety Stres Scale (DASS). Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 25 dan diuji dengan statistik Kolmogorov-Smirnov.

Hasil penelitian ini diperoleh dari 62 responden mayoritas dengan usia 20-25 tahun sebanyak 59 responden (95,2%), mayoritas dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 50 responden (81,6%), mayoritas dengan aktivitas fisik kurang sebanyak 37 (59,7%), mayoritas dengan stres berat sebanyak 30 responden (48,4%), dan mayoritas responden memiliki aktivitas fisik kurang dengan tingkat stres berat sebanyak 21 responden (33,9%).

Kesimpulan berdasarkan analisa Kolmogorov-Smirnov didapatkan ada hubungan aktivitas fisik dengan tingkat stres pada mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Keperawatan semester VIII Di Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI) Tahun 2024 dengan nilai p value 0,003 (p<α). Diharapkan kepada mahasiswa tingkat akhir agar beraktivitas secara aktif untuk mencegah terjadinya stres. Dengan melakukan aktivitas fisik dengan aktif perhatian mahasiswa ke tugas akhir dapat teralihkan sehingga mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir tidak terlalu mengalami stres.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amana, D. R. (2021). Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Tahun Kedua Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Jurnal Cerebellum,, 6(4), 94.
Baptis Seto, S. T. (2020). Hubungan Motivasi Terhadap Tingkat Stress Mahasiswa Dalam Menulis Tugas Akhir (Skripsi). Jurnal Basicedu, 4 (3) 733-739.
Elizabeth Scott, P. (2021, july 30). Diambil kembali dari Top 10 Stress Management Techniques For Students.: https://www.verywellmind.com/top-school-stress-relivers-for-students-3145179
Kountul YPB, K. F. (2018). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. J KESMAS, 7(5):1-7.
Marta Prima Yuda, I. M. (2023). Gambaran Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Skripsi Di Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Pinang Masak Nursing Journal, 38-42 (2).
Suhandiah, S. A. (2021). Tugas Akhir dan Faktor Stres Mahasiswa. Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Indonesia, 5(1) 81.
WHO. (2020). Stres Prevalence.
Published
2024-12-10
How to Cite
Palamba, A., Banne Allo, L., & Mudjito, I. (2024). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN SEMESTER VIII DI INSTITUT TORAJA RAYA INDONESIA (ITRI) TAHUN 2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 9(1), 139-148. https://doi.org/10.56437/jikp.v9i1.226

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>