GAMBARAN KEJADIAN OPERASI FAM BERDASARKAN UMUR DI RSUD LAKIPADADA TAHUN 2016-2017
Abstract
Neoplasma atau tumor adalah pertumbuhan sel-sel baru yang tidak terkontrol dari berlebihan akibat faktor pengendali pertumbuhan sel normal yang tidak responsive.
Penelitian ini melihat bagaimana gambaran kejadian operasi FAM berdasarkan umur di RSUD Lakipadada tahun 2016-2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian operasi FAM berdasarkan umur di RSUD Lakipadada tahun 2016-2017.Besarnya sampel adalah 68 pasien dengan teknik Total Sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan tahun 2016 jumlah pasien 28 orang (41,18%) dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 40 pasien (58,82%). Umur 15-25 tahun merupakan kejadian yang paling tinggi yaitu 33 orang (48,52%) dan umur yang paling rendah adalah berumur >45 tahun sebanyak 7 orang (10,30% ).
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa kejadian penyakit FAM terus meningkat dari tahun 2016 -2017 terutama pada umur 15 -25.
Downloads
References
American Cancer Society . (2013-2014). Breast Cancer Facts Dan Figures . American.
Andrew, Gilly. (2010). Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Wanita . Jakrata: Egc.
Anyikam, A. (2009). Benign Breast Lesion In Eastern Nigeria.
Apreliasari H. (2009). Risiko Riwata Pemakaian Kontrasepsi Hormonal Terhadap Kejadian Kanker Payudara. Jakarta.
Bafakeer Ss. (2010). Breast Disease In Southem Yemen. Saudi Med.
Bafaker, S S. (2010). Breast Disease In Southern Yemen. Hanramaunt University.
Depkes Ri . (2009). Profil Kesehatan Indonesi . Jakarta.
Diananda. (2009). Kanker Payudara. Yogjakarta.
Drake Rl. (2010). Anatomiy For Student Spain.
Filingham Dkk. (2009). Bagian Bedah Fakulatas Kedokteran Universitas Sumatra Utara . Sumatra Utara .
Haryono, Semuel J. (2012). Kanker Payudara Familial: Penelusuran Gena Predisposisi Terwari Dan Perhitungan Resiko . Universitas Gadjah Mada Jogyakarta.
Helvia Septirani. (2013). Gambaran Kejadian Tumor Payudara. Serang.
Iarc. (2012). Faktor Resiko Tumor Payudara Berdasarkan Umur. Bogor.
John Hopkins Medicine. (2014). Breast Cancer Dan Breast Pathology.
Kemenkes . (2013). Persepsi Wanita Beresiko Tumor Payudara. Surabaya.
Kementrian Kesehatan Ri. (2013). Data Penduduk Sasaran. Sulawesi Selatan.
Kresnawan T . (2013). Mengatur Makanan Untuk Pencegahan Dan Terapi Kanker Payudara . Jakarta.
Kumar Vinay. (2010). Robbins Dan Cotran Dasar Patologis Penyakit. Jakata: Egc.
Marwoto Wirasmi Nasar. (2010). Buku Ajar Patologi Ii. Jakarta.
Mishra Sp. (2013). Phylloides Tumor Of Breast.
Nasir, A Dkk. (2011). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan.
Nelson Rexonne. (2010). Alcohol May Increase Risk For Breast Cancer Recurrence.
Nugroho Taufan. (2011). Asi Dan Kanker Payudara. Yogjakarta.
Pamungkas, Zaviera. (2011). Deteksi Dini Kanker Payudara. Yogjakarta.
Polip. (2013). Research Nursing. Philadelpia.
Price ,Sylvia A. (2013). Patifisiologi Konsep Klinis Proses -Proses Penyakit. Jakarta: Egc.
Radosavjevic Z. (2010). Juvenile Giant Fibroadenoma Mammae-Case Report.
Reksoprodjo S. (2010). Kumpulan Kuliah Ilmu Bedah. Tangerang.
Rianti E Dkk. (2012). Faktor -Faktor Yang Berhubungan Dengan Risiko Kanker Payudara Wanita.
Sahu Sk. (2012). Breast Intraduktal Papilloma .
Salemis Ns. (2011). Tubular Adenoma Of The Breast.
Sarwono. (2010). Ilmu Kandungan. Jakarta.
Siaduruk Dkk. (2013). Karakteristik Penderita Fibroadenoma Mammae(Fam ). Sumatera Utara.
Sjamsuhudajat R. (2010). Ilmu Buku Ajar Bedah. Jakarta.
Snell Rs . (2012). Anatomiklinis Berdasarkan Sistem. Jakarta.
Susilo. (2014). Research Kualitatif Dan Aplikasi Penelitian Keperawatan. Jakarta.
Tjandrabumi . (2014). Deteksi Dini Dan Pengobatan Kanker Payudara.
Tontora Gj. (2009). Principles Of Anatomy And Physiology. America.
Wahyuni As. (2009). Hubungan Jenis Histologi Dengan Ketahanan Hidup 5 Tahun Penderita Kanker Payudar.
World Health Organization. (2014). Breast Cancer Prevention And Control.
Zebua Jl. (2010). Gambaran Hitopatologo Tumor Payudar Di Instalasi Patologi Anatomi . Medan.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




