KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN KOMORBID DIABETES MELLITUS TERHADAP STATUS GIZI DAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR PERIODE 2022-2024

  • Nurliana Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa
  • Hanan Khasrawi Abrar Departemen Bioetik, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa
  • Waode Nur Haliza Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa
Keywords: Tuberkulosis Paru, Diabetes Mellitus, Komorbiditas, Karakteristik Pasien

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia pada tahun 2022, dengan estimasi kasus TBC meningkat dari 824.000 pada tahun 2021 menjadi 1.060.000 kasus pada tahun 2022 dan angka kematian mencapai 134.000. Indonesia adalah salah satu dari delapan negara yang berkontribusi terhadap lebih dari dua pertiga dari semua kasus TBC di dunia pada tahun 2022 (WHO, 2023).1 Tuberkulosis merupakan infeksi menular jangka panjang yang ditimbulkan oleh mikroorganisme berbentuk batang dari golongan Mycobacterium. Mikroba ini mengandung sifat resisten zat asam sehingga jamak dikenal sebagai Basil Tahan Asam.2 Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik status gizi dan kadar glukosa darah pasien tuberkulosis paru dengan komorbiditas diabetes mellitus di RS Labuang Baji Makassar pada periode 2022–2024. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien tuberkulosis dengan status gizi underweight, dan kadar gula darah sewaktu >200 mg/dL. Dapat disimpulkan bahwa pasien TBC paru dengan komorbiditas diabetes mellitus di RS Labuang Baji Makassar dengan status gizi kurang dan gula darah yang tidak terkontrol, yang dapat mempeprarah penyakit.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Organization WH. WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis: Module 2 – Screening: Systematic Screening for Tuberculosis Disease. Geneva; 2021.
2. Indonesia KKR. Kasus TBC Tinggi karena Perbaikan Sistem Deteksi dan Pelaporan. 2024.
3. Mela S. Data jumlah kasus tuberkulosis di Indonesia dalam 10 tahun terakhir. 2022.
4. Indriyani R. Karakteristik penderita tuberkulosis paru di beberapa lokasi di wilayah Indonesia periode 2012–2018. 2020.
5. RI K. Profil Kesehatan Indonesia 2021. 2022.
6. Chakaya J, Khan M, Ntoumi F, Aklillu E, Fatima R, Mwaba P. Global Tuberculosis Report 2020 – Reflections on the Global TB Burden, Treatment and Prevention Efforts. Int J Infect Dis. 2021;113:6–12.
7. Budhi A, Bakhtiar A, Wiyono WH, Djajalaksana S, Yunus F, Amin M. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK): Pedoman diagnosis dan penatalaksanaan di Indonesia. Catalysis from A to Z; 2020.
8. Federation ID. IDF Diabetes Atlas. 10, editor. Brussels: International Diabetes Federation; 2021.
9. Chukwu JN, Onyeonoro UU, Madichie NO. Nutritional status and risk of tuberculosis among patients with diabetes mellitus. J Public Health Africa. 2019;10(1):112–8
10. Decroli E. Diabetes Mellitus Tipe 2. Padang: Fakultas Kedokteran Universitas Andalas; 2019.
11. Mela S. Data jumlah kasus tuberkulosis di Indonesia dalam 10 tahun terakhir. 2022.
12. Association AD. Classification and Diagnosis of Diabetes Mellitus. Diabetes Care.
13. Airlangga U. Gambaran Tuberkulosis pada Pasien Diabetes [Internet]. [Surabaya]: Universitas Airlangga; 2022. Available from: https://repository.unair.ac.id/138655/1/151910113034_pYRyECYlkBfylGMzqHv1s65ydFC3yr.pdf
14. Murfat Z. Hubungan asupan zat gizi makronutrien terhadap status gizi pasien TB paru. Fakumi Med J. 2022;2(6):423–31.
15. Yusnitasari S. Hubungan diabetes mellitus dengan tingkat keparahan tuberkulosis paru. J Kedokt Indones. 2016;5(1):33–40.
Published
2025-12-15
How to Cite
Nurliana, Khasrawi Abrar, H., & Nur Haliza, W. (2025). KARAKTERISTIK PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN KOMORBID DIABETES MELLITUS TERHADAP STATUS GIZI DAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR PERIODE 2022-2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 10(1), 245-253. Retrieved from https://itri-journal.ac.id/jikp/article/view/365