PENGARUH PENYULUHAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA KELAS IV SDN 1 BANGKELEKILA’ KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021

  • Olgrid Algarini Allo
  • Catherina Bannepadang
  • Jerniabi Silamba
Keywords: Media audio visual, Kemampuan cuci tangan, Anak usia sekolah.

Abstract

Cuci tangan merupakan salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari untuk menjadi bersih. Anak usia sekolah memiliki kesadaran yang kurang mengenai perilaku mencuci tangan. Media audio visual yaitu media yang dapat menyampaikan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media audio visual terhadap kemampuan cuci tangan pakai sabun pada siswa kelas IV  SDN 1 Bangkelekila’.

Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan one group pre test post test design, penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2021, populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN 1 Bangkelekila’, penelitian ini menggunakan teknik total sampling dan jumlah sampel 31. Pengumpulan data dengan lembar check list sesuai SOP cuci tangan dan observasi. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.

Hasil penelitan menunjukkan sebelum penyuluhan semua responden tidak mampu melakukan cuci tangan yaitu 31 (100%), sesudah penyuluhan mayoritas responden mampu melakukan cuci tangan yaitu 23 (74,2%). Uji statistik Wilcoxon p value= 0,000 < α (0,05), dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.

Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan melalui media audio visual terhadap kemampuan cuci tangan pakai sabun pada siswa SDN 1 Bangkelekila’. Dengan adanya peneletian ini diharapkan agar anak sekolah selalu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat khusunya dalam mencuci tangan pakai sabun dengan langkah yang benar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amar, R. Y. (2019). Hubungan pengetahuan dengan perilaku kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada siswa SD Negeri 101893 Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Moroa. Medan: Fakultas kesehatan masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Andriani, V. D. (2017). Pengaruh media audio visual cuci tangan pakai sabun anak pra sekolah. Jombang: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendikia Jombang.
Arini, M. (2020). Efektifitas video kebersihan tangan terhadap pengetahuan dan sikap pada siswa kelas IV dI SDN Tugu Utara. Jakarta: Poltekkes Kemenkes Jakarta III.
Atikah Proverawati, E. R. (2017). PHBS Perilaku hidup bersih & sehat. Yogyakarta: Nuha Medika.
Ayu, W. (2018). Karakteristik anak sekolah dasar. 2-3.
Cahyani, N. (2019). Kerangka konsep. 23.
Dewi, P. Y. (2017). Pengaruh pelatihan cuci tangan pakai sabun (CPTS) terhadap perilaku mencuci tangan pada anak sekolah dasar di SDN Mangge 2 Desa Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan. Desa Mangge Kecamatan Barat kabupaten Magetan: Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun.
Hardianti. (2017). Pengaruh penyuluhan melalui metode simulasi dan audiovisual terhadap tingkat keterampilan menggosok gigi pada murid SD Inpres Cambaya IV.
Herni Johan, D. p. (2018). Pengaruh penyuluhan media audio visual video terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa kelas III di SDN 027 Samarinda. Jurnal Husada volume IV No. 6, 357-358.
Infodatin. (2014). Perilaku mencuci tangan pakai sabun di Indonesia. Retrieved April 07, 2021, from KEMENKES RI: infodatin-ctps.pdf.
Lestari, A. O. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku cuci tangan pada masyarakat kelurahan Pegirian. Jurnal Promkes, 2.
Megaria Jein Rompas, J. T. (2013). Hubungan antara cuci tangan pakai sabun dengan terjadinya diare pada anak usia sekolah. e-journal keperawatan, 2-4.
Mahnum, N. (2012). Media pembelajaran. Jurnal pemikiran Islam. vo.37. No.1, 28-29.
Najmi Hayati, M. Y. (2017). Hubungan penggunaan media pembelajaran audio visual dengan minat peserta didik pada pembelajaran pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Bangkinang Kota. Jurnal Al-kimah, 162.
Nikmah, A. (2016). Penggunan media pembelajaran berbasis audio visual pada mat kuliah teknik finishing terhadap mahasiswa program studi pendidikan teknik bangunan jurusan teknik sipil fakultas teknik Universitas Negeri Semarang.
Nugraheni, N. (2017). Pendampingan pembuatan media audio visual dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Kreatif September, 124-125.
Palagani, W. A. (2014). Pola hidup sehat kelas V sekolah Dasar Negeri Nanggulan, Sekolah Dasar Negeri Karangasem, dan Sekolah Dasar Negeri Sarikarya Di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta. Pendidikan, 3-4.
Paulina I, M. W. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat prestasi anak usia sekolah di SD GMIM Tumpengan Sea Dua Kecamatan Pineleng. e-journal Keperawatan (e-kep) Volume 4 Nomor 2, November, 2016, 2.
Pradana, R. (2020). Retrieved April 28, 2021, from konsep media pembelajaran Audio Visual: http://repository.unpas.ac.id
Putri, I. A. (2020). Efektivitas media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas di Kelurahan Rorotan. 9-10.
Rahmadani, S. (2018). Pengaruh Promosi Kesehatan dengan metode storytelling (Audio visual) terhadap kemampuan cuci tangan 6 langkah pada anak usia pra sekolah. Di Paud Khalifah Muara Gondang: Sekolah Tinngi Kesehatan Perintis Padang.
Retno Purwandari, A. A. (2013). Hubungan antara perilaku mencuci tangan dengan insiden diare pada anak usia sekolah di kabupaten Jamber. JURNAL KEPERAWATAN, ISSN: 2086-3071, 122-123.
Rohvita Enjelina Sumiran, F. R. (2017). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa sekolah di SD Advent 01 Tikala Manado. Kesehatan Masyarakat, 2-3.
Saparini, D. (2017). BAB II Tinjauan Pustaka. Retrieved april 1, 2021, from http://repository.unimus.ac.id
Soy, E. E. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dan motivasi perawat dengan kepatuhan Five moments hand hygiene diruang IGD, HD dan rawat Inap Rumah Sakit Royal. Surabaya: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya.
Suafni. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan cuci tangan pakai sabun (CPTS). Puskesmas Nanggolo: Politeknik kesehatan Kemenkes padang .
Sugiarti, E. (2016). Gambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada desa dengan satus ODF (Open Defecation Free) di Desa Gebangan Kecamatan Pageruyung Kabupaten Kendal Tahun 2015. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang Desember 2016, 2-3.
Suryaningtyas, N. M. (2019). kajian kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada penjamah makanan. 20.
Titin Solikah, T. W. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku cuci tangan pakai sabun (CPTS) pada siswa Sekolah Dasar Negeri Tridadi, Sleman, Diy. Jurnal Kesehatan masyarakat, 3-4.
Wiratama, R. (2017). Jurnal Kesehatan lingkungan politeknik kesehatan kementrian kesehatan Yogyakarta. 10-11.
Yahya, U. (2015). Konsep pendidikan anak usia sekolah dasar (6-12 tahun) dilingkungan keluarga menurut Islam. Jurnal islamika, Volume 15 Nomor 2 Tahun 2015, 236-237.
Yensya, G. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal Keperawatan, 28.
Yulius, S. (2014). Pengaruh kemampuan dan motivasi terhadap kinerja pegawai bagian sekretariat di Dinas pekerjaan umum provinsi Bengkulu. 14.
Published
2021-12-30
How to Cite
Algarini Allo, O., Bannepadang, C., & Silamba, J. (2021). PENGARUH PENYULUHAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA KELAS IV SDN 1 BANGKELEKILA’ KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 6(1), 37-49. https://doi.org/10.56437/jikp.v6i1.55

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>