HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN DALAM MENGHADAPI MESNTRUASI PERTAMA PADA SISWA KELAS V DAN VI DI SDN 1 DENPINA KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021
Abstract
Menstruasi Pertama (menarche) adalah puncak dari serangkaian perubahan primer dan sekunder serta tanda kematangan alat reproduksi, yang terjadi pada remaja putri yang sebenarnya proses beranjak dewasa (Mera Delima, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kesiapan dalam menghadapi menstruasi pertama (menarche) pada siswa kelas V dan VI di SDN 1 Denpina.
Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Mei 2021. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan VI di SDN 1 Denpina yaitu sebanyak 36 responden. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner.
Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas pengetahuan reponden yang baik sebanyak 24 (66,7%) diantaranya 19 (52,8%) responden yang siap menghadapi menstruasi pertama dan yang tidak siap sebanyak 5 ( 13,9%) sedangkan dari 12 (33,3%) responden dengan pengetahuan kurang terdapat 11 (30,6%) yang siap menghadapi menstruasi pertama dan 1 (2,8%) responden yang tidak siap menghadapi menstruasi pertama.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapan dalam menghadapi menstruasi pertama (menarche) pada siswa kelas V dan VI di SDN 1 Denpina Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021 dimana hasil uji chi-square diperoleh nilai p = 0,640 berarti ρ > 0,05. Hal ini dikerenakan semakin banyak informasi yang diperolah semakin banyak pengetahuan remaja putri tentang menarche. Penelitian ini merekomendasikan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya untuk mengetahui faktor-faktor lain yang dominan tentang kesiapan menghadapi menstruasi pertama (menarche).
Downloads
References
Arikunto. (2011). Manajemen Penelitian . Jakarta: PT Rineka Cipta.
Anisatun Afifah. (2016). hubungan tingkat pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI di SD Negeri Dangkel parakan temanggung.
Arum kusuma Wardhani. (2018). hubungan tingkat pengetahuan nyeri haid dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche pada siswi kelas IV DAN V SDN 01 Purwokejo madiun.
Asriati. (2018). hubungan dukungan orang tua dan sikap remaja putri dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas VI di SDN 9 kota kendari.
Desi Rarnasari. (2019). peer education untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri umur 10-12 tahun tentang menarche dengan media ular tangga di Desa sidoharum sempor kebumen.
Durisah. (2016). hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku remaja putri tentang kebersihan organ reproduksi pada saat menstruasi di SMP pesantren pancasila kota bengkulu.
Eci Nopia. (2020). pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan kesiapan menghadapi menerche pada sisw sd negeri 06 Ipuh Desa Semundan kecamatan ipuh kabupaten mukomukoi. jurnal Ilmu kesehatan Indonesia (JIKSI), 1.
Haruna, S. R. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan dan kesiapan menghadapi menarche dengan kecemasan siswi pada kelas V dan VI di sd inpres tello baru 1/1.
Ida Nurmawati. (2019). hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan siswi SD dalam menghadapi menarche.
Ismael, S. S. (2011). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.
Iin Ira Kartika, M. (2017). Buku ajar dasar- dasar riset keperawatan dan pengolahan data statistik . JAKARTA: CV. Trans Info Media.
Lutfiya, I. (2016). analisis kesiapan sekolah dasar dalam menghadapi menarche. jurnal Biometrika dan kependudukan, 2.
Lailatul Rahdania. (2018). pengaruh menarchr terhadap aktivitas belajar pai siswi sdn wedi gedangan sidoarjo.
Lestari. (2015). Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: NUHA MEDICA.
Lestari, Titik. (2015). Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: NUHA MEDICA.
Mera Delima. (2020). pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas V dan VI.
Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Proverawati, A. (2010). Menarche Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Nuha Medica.
Rosmiati. (2020). Dampak pengetahuan terhadap kecemasan dalam menghadapi menarche pada remaja putri di SMP Negeri 12 Makassar.
Reni Andayani. (2015). pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja putri dalam mengenai menarche di SMP Negeri 1 Binamu Kabupaten Jeneponto.
Reni Andayani. (2015). pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja putri mengenai menarche di SMP Negeri 1 binamu kabupaten jeneponto.
Sellia Juwita. (2019). dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche.
Suci. (2019). hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. jurnal publikasi, 3 & 4.
Suci cahya Riyani dkk. (2019). hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. jurnal publikasi, 3.
Sulastri. (2019). hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche.
sidijono,adas. (2016). evaluasi pendidikan jakarta .
Sodik, S. S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Tegegne, T. K., & Sisay, M. M. (2013). Menstrual Hygine Management And School Absenteeism Amomg Famela Adolescent Student in Northeast Ethioipia. Ethiopia: BMC Public Health.
Vino Rika Nofia. (2016). pengaruh pendidikan kesehatan tentang menarche terhadap kecemasan menghadapi menarche pada siswa kelas 4-6 di SDN 24 ujung gurun kecamatan padang barat.
Wahyu, I. S. (2013). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta: Nuha Medica.
Bangu. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap murid SD kelas V dan VI denagn kesiapan menghadapi mensrche di SD NEGERI 4 Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka .
Dianawati. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap murid Sd kelas V dan VI dengan kesiapan menghadapi menarche di Sd Negeri 4 Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka.
Hastuti. (2016). Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi SDN Asrikaton 1.
Hidayah, N. (2017). hubungan tingkat pengetahuan dan kesiapan menghadapi menarche dengan kecemasn siswi pada kelas V dan VI di SD INPRES TELLO BARU 1/1.
Indarsita. (2017). Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi SDN Asrikaton 1.
Janiwarty. (2018). Hubungan tingkat pengetahuan menstruasi dengan kesiapan menarche siswi SD kelas 4,5, dan 6 . yogyakarta.
Jayanti. (2017 ). pengetahuan dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN NO 064023 MEDAN TAHUN 2017.
Kartono . (2017). pengetahuan dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN NO 064023 MEDAN .
Kartono. (2020). hubungan pengetahuan dan sikap murid SD kelas V dan VI dengan kesiapan menghadapi menarche di Sd Negeri 4 Kolaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka .
Notoatmodjo. (2017). pengetahuann dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN NO 064023 MEDAN.
Puspita. (2017). Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi SDN ASRIKATON 1.
Riyani, S. C. (2019). Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. surakarta.
Yuhanah. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap murid Sd kelas V dan VI dengan kesiapan menghadapi menarche di sd Negeri 4 Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka.
Yuhanah. (2020). Hubungan pengetahuan dan sikap murid SD Kelas V dan VI dengan kesiapan menghadapi menarche di SD Negeri 4 Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka .
yusuf. (2017). Hubungan tingkat pengetahuan menstruasi dengan kesiapan menarche siswi SD kelas 4,5,dan 6 . yogyakarta.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




