BHAKTI SOSIAL“ SUNATAN MASSAL Di Kelurahan Nanggala, wilayah kerja Puskesmas Nanggala tahun 2023 ”
Abstract
Dalam ajaran agama, sunatan atau khitanan merupakan suatu kewajiban yang harus dijalani khususnya bagi kaum laki-laki. Khitanan dilakukan sebagai salah satu simbol bahwa mereka akan segera memasuki masa baligh atau beranjak ke usia dewasa. Hal ini sejalan dengan kesehatan, ternyata khitanan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan yaitu untuk mencegah tumor yang disebabkan oleh penumpukan smekma yang diduga kuat bersifat karsinogik, parafimosis dan kadiloma akuminata
Kegiatan Sunatan atau Khitanan atau Sirkumsisi Massal merupakan salah satu program kerja Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Tana Toraja yang dilakukan baik sebagai program kerja rutin maupun sebagai kegiatan insidental. Tujuan dari kegiatan khitanan ini adalah membantu anak-anak kurang mampu sehingga dapat sunat tanpa harus mengeluarkan biaya.
Khitan dilakukan di dalam bilik tertutup dan ditangani langsung oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. Pasien yang telah dikhitan akan dikunjungi kembali (follow up) setelah hari pengkhitanan untuk mengontrol keadaan pasien dan menangani apabila terjadi suatu komplikasi.
Peserta yang hadir adalah sebanyak 60 orang. Masyarakat tampak antusias membawa anaknya datang untuk sunatan
Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tana Toraja. Kegiatan pengabdian berupa bakti sosial sunatan massal di kelurahan Nanggala wilayah kerja puskesmas Nanggala. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 1 hari, pada tanggal 11 Juni 2023.
Downloads
References
Dihartawan, D., Herdiansyah, D., Saputra, N., Suherman, S., Romdhona, N. & Al Maududi, A. A. (2021). Bakti Sosial Khitanan Massal. AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 1(2), 55. https://doi.org/10.24853/assyifa.1.2.55-60
Gologram, M., Margolin, R. & Lomiguen, C. M. (2022). Need for Increased Awareness of International Male Circumcision Variations and Associated Complications: A Contemporary Review. Cureus, 14(4), 8–14. https://doi.org/10.7759/cureus.24507
Peck, M. E., Ong, K. S., Lucas, T., Prainito, A., Thomas, A. G., Brun, A., Kiggundu, V., Yansaneh, A., Busang, L., Kgongwana, K., Kelaphile, D., Seipone, K., Letebele, M. H., Makadzange, P. F., Marwiro, A., Sesinyi, M., Lapidos, T., Lukhele, N., Maziya, V., … Toledo, C. (2022). Effects of COVID-19 Pandemic on Voluntary Medical Male Circumcision Services for HIV Prevention, Sub-Saharan Africa, 2020. Emerging Infectious Diseases, 28(13), S262–S269. https://doi.org/10.3201/EID2813.212455
Punjani, N., Basourakos, S. P., Nang, Q. G., Lee, R. K., Goldstein, M., Alukal, J. P. & Li, P. S. (2021). Genitourinary infections related to circumcision and the potential impact on male infertility. World Journal of Men’s Health, 39(2), 179–190. https://doi.org/10.5534/WJMH.200204
Timmermans, F. W., Mokken, S. E., Poor Toulabi, S. C. Z., Bouman, M. B. & Özer, M. (2022). A review on the history of and treatment options for foreskin reconstruction after circumcision. International Journal of Impotence Research, 34(5), 424–433. https://doi.org/10.1038/s41443-021-00438-3
Warman, A., Amalda, D., Aditya, M. A., Sapitri, O., Salsabilla, R., Wahyuningsih, D., Akrom, M. A. Al, Herlangga, A., Iqsa, A., Nofitasari, C., Franscisco, J., Ronnia, R., Stiawan, R. & Purwoko, M. (2023). Khitanan Massal Gratis Bagi Anak-Anak Di Kecamatan Banyuasin I, Sumatera Selatan. PMSDU: Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul, 1(1), 30–34. https://doi.org/10.37985/pmsdu.v1i1.28
Wisudanto, W., Thalib, P., Putri, T. V. & Kholiq, M. N. (2022). Bakti Sosial Pengabdian Masyarakat melalui Khitan Massal Gratis di Masa Pandemi COVID- 19 pada Yayasan Anak Yatim di Surabaya. Janaloka, 01(01), 14–19.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.


