PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN DEMAM PADA ANAK DENGAN WATER TEPID SPONGE DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2024
Abstract
Mendeteksi demam bukanlah hal yang sulit, tetapi menentukan penyebabnya yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Penaganan awal demam dapat dilakukan dengan minum cairan yang banyak. Apabila penyebab demam adalah infeksi virus, anda dapat memberikan pertolongan pertama dengan cara mengompres menggunakan Water Tepid Sponge. Water Tepid Sponge dapat langsung pada pusat tubuh sehingga akan menurunkan suhu secara otomatis.
Kegiatan tahap pelaksanaan dimulai dengan survei lapangan ke Rumah Sakit Elim Rantepao. Survei lapangan dilakukan oleh tim pengabdian pada tanggal 17 September 2024. Tim pengabdian melakukan diskusi dengan Direktur Ruma Sakit Elim Rantepao. Taggal Pelaksanaan tanggal 20 September 2024 Pukul 08–Selesai, Tempat Pelaksanaan Ruang Cempaka, Rumah Sakir Elim Rantepao
Hasil: Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen program studi ners Institut Toraja Raya Indonesia.
Perencanaan kegiatan dimulai dengan survei lapangan oleh tim pengabdian. Survei lapangan dilakukan oleh tim pengabdian pada tanggal 17 September 2024. Tim pengabdian melakukan diskusi dengan Direktur Rumah Sakit Elim Rantepao. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan demam pada anak. Peningkatan pengetahuan sangat dibutuhkan untuk memperkuat kesadaran dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku dalam penanganan demam. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa solusi yang telah disetujui Direktur Rumah Sakit Elim Rantepao. Kegiatan dimulai pada tanggal 20 September 2024 berupa penyuluhan dan pengukuran suhu pada anak. Penyuluhan dan Pemeriksaan Suhu dilakukan oleh mahasiswa Prodi profesi Ners Institut Toraja Raya Indonesia. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta memiliki kemampuan untuk menangani demam pada anak. Target dan luaran dari pengabdian ini adalah bertambahnya wawasan para ibu mengenai penanganan demam.
Kesimpulan: Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis prodi oleh Prodi Institut Toraja Raya Indonesia. Ruangan Cempaka Rumah Sakit Elim Rantepao Kabupaten Toraja Utara yang merupakan tempat praktek mahasiswa Institut Toraja Raya Indonesia. Kegiatan pengabdian berjudul Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanganan Demam Pada Anak Dengan Water Tepid Sponge Di Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2024.
Downloads
References
Astuti, I., Maryatun, & Utami, N. (2023). Penerapan Kompres Tepid Water Sponge (TWS) Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak yang Mengalami Hipertermi di Ruang Anggrek RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Jurnal Ilmiah Penelitian Mandira Cendekia, 1(2), 114–118.
Badan Pusat Statistik. (2023). Profil Anak Usia Dini 2023 (Volume 4). Badan Pusat Statistik.
Dewi Sulisna NLK. (2018). Modul Praktika Keperawatan Anak (Yupi Supartini (ed.); 1st ed.).AIPVIKI.
dr. M.C. Widjaja. (2001). Mencegah dan mengatasi demam pada balita (Setiyono (ed.); 1st ed.). Kawan Pustaka.
Fadli Rizal. (2022). Ini 7 Penyakit yang Rentan Menyerang Balita di Indonesia. Halodoc.Com.https://www.halodoc.com/artikel/ini-7-penyakit-yang-rentan-menyerang-balita-diindonesia
Fatan, F. A., Hilmi, I. L., & Salman, S. (2023). Artikel Review: Tinjauan Pemilihan Obat Antipiretik untuk Anak-Anak. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(1), 230–236.https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i1.24IbM Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanganan Demam pada Anak dengan Water Tepid Sponge 101 NATURAL - VOL. 2 No. 2 MEI 2024
Fitria, W., Nizami, N. H., Prasekolah, A., & Makan, P. P. (2022). JIM FKep Volume VI Nomor 3 Tahun 2022 Pengetahuan dan Perilaku Ibu dalam Praktik Pemberian Makan pada Anak Usia Prasekolah. JIM FKep, VI.Indonesia,
Kartika Sari Efris & AriningPraja Rustiana. (2021). Mengenal demam dan aspek perawatannya (1st ed.). UB Press.
Nito Paul Joae Brett, Tjomiadi Cynthia, Manto Onieqie Ayu Dhea, W. D. (2021). Hubungan Jenis Kelamin dengan Tingkat Pengetahuan. JUrnal Kebidanan Dan Keperawatan, 12(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.736
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan erilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Novikasari, L. dkk. (2019). Pemberian Terapi Kompres Tepid Sponge Terhadap Penurunan.Jurnal Kesehatan, 9, 7–16.
Ruspandi, S., & Sari, I. M. (2023). Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Dalam Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak
DeRuspandi, S., & Sari, I. M. (2023). Penerapan Rendam Kaki Air Hangat Dalam Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam Usia 6-12 Tahun Di Ruang Anggrek RSUD Kota Salatiga. Jurnal Ilmu Keseha. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(8), 160–167. https://journal-mandiracendikia.com/index.php/JIKMC/article/view/423.
Suprapti, A, R., & A.M, L. (2020). Pengaruh Tepid Sponge Dalam Menurunkan Suhu Tubuh Anak Usia Pra Sekolah Yang Mengalami Demam di Rumah Sakit Tentara Bhakti Wira Tamtama Semarang. Jurnal Keperawatan Sisthana, 5(2), 1–6.
Syiffani, A. Al, Yuliza, E., & Sarwili, I. (2023). Efektivitas antara Pemberian Baluran Bawang Merah dan Terapi Tepid Water Sponge terhadap Penurunan Demam pada Balita di Posyandu Desa Pesantunan Kabupaten Brebes Tahun 2022. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(7), 817–825. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i7.245
Tan, E., Braithwaite, I., Mckinlay, C. J. D., & Dalziel, S. R. (2020). Comparison of Acetaminophen (Paracetamol) with Ibuprofen for Treatment of Fever or Pain in Children Younger Than 2 Years: A Systematic Review and Meta-analysis. JAMA Network Open, 3(10), 1–15. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2020.22398
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.


