Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Sindrom Nefrotik Dengan Hipervolemia Di Ruang Anak Non Infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024
Keywords:
Sindrom Nefrotik;Hipervolemia
Abstract
Sindrom Nefrotik merupakan kelainan glomelurus yang ditandai dengan proteinuria, hipoproteinemia (Hipoalbuminemia) dan edema. Insidensi Sindrom Nefrotik pada anak di dunia yaitu 2-7 kasus baru per 100.000 anak per tahun, dengan prevalensi sekitar 12-16 kasus per 100.000 anak. Insidensinya lebih tinggi di negara berkembang. Di Indonesia dilaporkan 6 per 100.000 per tahun terjadi pada anak dengan usia < 14 tahun. Perbandingan anak laki-laki dan perempuan 2 : 1. Penanganan dan tindakan pada pasien sindrom nefrotik dengan hipervolemia difokuskan pada manajemen hipervolemia, manajemen eliminasi urin dan monitor tanda-tana vital. Untuk menjelaskan hasil pengkajian keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia di ruang anak non infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar tahun 2024. Metode pada studi kasus ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan rancangan studi kasus pada satu pasien. Instrument yang digunakan adalah format pengkajian anak dan lembar observasi. Hasil analisis keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia keluhan pada pasien berkurang seperti bengkak pada wajah dan bengkak pada perut berkurang. Diharapkan dengan adanya studi kasus tentang analisis asuhan keperawatan pada pasien Sindrom Nefrotik dengan hipervolemia dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawatan yang komperehensif pada pasien Sindrom Nefrotik.Downloads
Download data is not yet available.
References
Muthmainnah, & Surya, A. S. (2024). Sindrom Nefrotik Kasus Relaps Pada Anak. GALENICAL:Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 65.
Suwontopo, M. L., Umboh, A., & Wilar, R. (2020). Analisis Hubungan Angka Kejadian, Gambaran Klinik Dan Laboratorium Anak Dengan Sindrom Nefrotik Resisten Stenoid Di RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou Manado. Jurnal Kedokteran Klinik (JKK), 7.
Tasliah, A. K. (2021). Kualitaas Hidup Anak Dengan Sinfrom Nefrotik Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo . Makassar.
Mainnah, N. M. (2021). Gambaran Kadar Kalsium Total Dan Vitamin D Pada Anak Sindrom Nefrotik Di RSUD Ulin Banjarmasin. Homeostatis, 3.
Meggy Wulandari Kai. (2022). Buku Ajar Anatomi Fisiologi. Yogyakarta: 2020.
Sari, M. I., Ns. Rianti., S., & Ns. Siti Napsiah., S. (2024). Asuhan keperawatan Pada Pasien Sindrom Nefrotik (SN) Dengan Terapi Aktivitas Bermain Mewarnai Terhadap Penurunan Kecemasan Di Ruang Dahlia Bawah RSUD Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2.
Tasliah, A. K. (2021). Kualitas Hidup Anak Dengan Sindrom Nefrotik Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Jakarta, indonesia: Agustus 2017.
Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta, Indonesia.
Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta, Indonesia.
Zalukhu, Y. (2023). Laporan Pendahuluan Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Sindrom Nefrotik.
Hao F, Z hang S, Gao Y. (2024). Expression Of SIRT6 And VNN1 In Children With Primary Nephrotic Syndrome And Their Correlation With Acute Kidney Injury. Translation Research.
Rizki, A., Dewi, L., & Nasution, M. (2024). Tatalaksana Sindrom Nefrotik Relaps Pada Anak Di RSU Cut Meutia Aceh Utara. Jurnal Galenika, 10 (1) 14-22.
Suwontopo, M. L., Umboh, A., & Wilar, R. (2020). Analisis Hubungan Angka Kejadian, Gambaran Klinik Dan Laboratorium Anak Dengan Sindrom Nefrotik Resisten Stenoid Di RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou Manado. Jurnal Kedokteran Klinik (JKK), 7.
Tasliah, A. K. (2021). Kualitaas Hidup Anak Dengan Sinfrom Nefrotik Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo . Makassar.
Mainnah, N. M. (2021). Gambaran Kadar Kalsium Total Dan Vitamin D Pada Anak Sindrom Nefrotik Di RSUD Ulin Banjarmasin. Homeostatis, 3.
Meggy Wulandari Kai. (2022). Buku Ajar Anatomi Fisiologi. Yogyakarta: 2020.
Sari, M. I., Ns. Rianti., S., & Ns. Siti Napsiah., S. (2024). Asuhan keperawatan Pada Pasien Sindrom Nefrotik (SN) Dengan Terapi Aktivitas Bermain Mewarnai Terhadap Penurunan Kecemasan Di Ruang Dahlia Bawah RSUD Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2.
Tasliah, A. K. (2021). Kualitas Hidup Anak Dengan Sindrom Nefrotik Di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Jakarta, indonesia: Agustus 2017.
Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta, Indonesia.
Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta, Indonesia.
Zalukhu, Y. (2023). Laporan Pendahuluan Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Sindrom Nefrotik.
Hao F, Z hang S, Gao Y. (2024). Expression Of SIRT6 And VNN1 In Children With Primary Nephrotic Syndrome And Their Correlation With Acute Kidney Injury. Translation Research.
Rizki, A., Dewi, L., & Nasution, M. (2024). Tatalaksana Sindrom Nefrotik Relaps Pada Anak Di RSU Cut Meutia Aceh Utara. Jurnal Galenika, 10 (1) 14-22.
Published
2026-06-18
How to Cite
Marna, A., & Mudjito, I. (2026). Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Sindrom Nefrotik Dengan Hipervolemia Di Ruang Anak Non Infeksius RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 10(2), 32-40. Retrieved from https://itri-journal.ac.id/jikp/article/view/381
Section
Artikel
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




