Hubungan Beban Kerja dan Motivasi Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan Hand Hygiene pada Perawat di Unit Interna dan Bedah RS Elim Rantepao Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021
Abstract
Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan mempunyai peran sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu rumah sakit dituntut memberikan perlayanan yang bermutu, efektif dan efisien untuk menjamin patient safety sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk hubungan beban kerja dan motivasi perawat dengan kepatuhan pelaksanaan hand hygiene pada perawat di unit interna dan bedah Rumah Sakit Elim Rantepao tahun 2021.
Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di unit Interna dan Bedah RS Elim Rantepao dengan jumlah 40 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas beban kerja perawat berat sebanyak 32 (80,0%), mayoritas motivasi perawat tinggi sebanyak 30 (75,0%), mayoritas kepatuhan hand hygiene patuh sebanyak 30 (75,0%). Berdasarkan analis Fisher’s Exact Test didapatkan ada hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan pelaksanaan kepatuhan hand hygiene dengan nilai p= 0,019 (p value < 0,05, serta ada hubungan motivasi perawat dengan pelaksanaan kepatuhan hand hygiene dengan nilai p = 0,015 (p value < 0,05).
Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan mengenai patient safety bagi perawat yang berada di lingkungan Rumah Sakit Elim Rantepao. Peneliti menyarankan agar penelitian selanjutnya membahas terkait faktor-faktor lain yang mempengaruhi pelaksanaan kepatuhan hand hygiene misalnya faktor sikap, perilaku, dan pengalaman kerja
Downloads
References
Depkes RI. (2012). Panduan Nasional Keselamatan PasienRumah Sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Fatma, J., & Yuliana. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan 6 Langkah Cuci Tangan. Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia.
Fausia, N. (2015). Pengaruh Faktor Individu, Organisasi dan Perilaku terhadap Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Cusi Tangan di Ruang Rawat Inap Rumah Sait Tk II Dr. Soepraoen Malang. Malang: UB Online Journal.
Hamzah B. Uno. (2018). Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di Bidang . Jakarta: Bumi Aksara,.
Hasibuan. (2013). Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktifitas. Jakarta: Bumi Aksara.
Karabay, O. (2015). Complianceand Efficacy of Hand Rubbing during in Hospital Pratice.
Permana, M. A., & Hidayah, N. (2017). Pengaruh Pengetahuan, Sikap dan Kepatuhan Tenaga Kesehatan terhadap Penerapan Standard Precautions dalam Pencegahan Hospital-Acquired Infection di Rumah Sakit X bantul. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Pittet, D. (2017). Effectiveness of a Hospital-wide Programme to Improve Compliance With Hand Hygiene. Armed Forces Med J.
Prihatini. (2017). Analisis hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat di tiap ruangan rawat inap RSUD Sidikalang Medan. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Rolly. (2015). Hubungan umur, lama kerja, pendidikan, dan motivasi dengan kepatuhan perawat melakukan enam langkah lima moment cuci tangan di ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin. . Banjarmasin: Caring, Vol 3.
Sayoga. (2017). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat terhadap penggunaan APD. Jakarta.
Seftiani, V. (2012). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Hand Hygiene Perawat Di Igd Rsup Fatmawati. Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Solely, G., Handiyani, H., & Nuraini, T. (2017). Peningkatan Pengetahuan dan Kepatuhan Melakukan Kebersihan Tangan melalui Pelatihan dengan Fluorescence Lotion. Jurnal Keperawatan Indonesia.
WHO. (2015). Panduan Kurikulum Keselamatan Pasien (L. K. B. K. K. B.Kemuliaan, Ed.) . Jakarta: Lembaga Kesehatan Budi Kemuliaan.
Yoko, Y., Kiyomi, H., Masako, M., Yukie, T., Yoko, I., Tomoko, M., et al. (2019). Correlation Between Alcohol-Based Handrub Consumption and Adherence . International Archives of Nursing and Health.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




