HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DAN KEAKTIFAN DALAM BERORGANISASI DENGAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING MAHASISWA SEMESTER IV STIKES TANA TORAJA TAHUN 2020
Abstract
Mahasiswa sebagai harapan dan tulang punggung bangsa bahkan sebagai Man Of Ideas di harapkan mampu mengungkapkan dan menyuarakan pendapatan serta mengembangkan The Ideas Power guna mengisi teknologi struktur pada masa depan serta memberikan konstribusi bagi pembangunan bangsa dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah dengan memiliki dan melatih kemampuan public speaking. Berbicara di depan umum tidak hanya merupakan paparan informatif yang berisi keterangan atau penjelasan saja, tetapi persuasif, yaitu mengandung ajakan atau bujukan sehingga para audiens tergerak untuk melaksanakannya. Sehingga diperlukan latihan, rasa percaya diri yang baik dan pengalaman ketika ingin sukses berbicara di depan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dan keaktifan dalam berorganisasi dengan kemampuan public speaking pada mahasiswa semester IV, Stikes Tana Toraja tahun 2020.
Desain penelitian yang digunakan adalah diskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Kampus STIKES Tana Toraja. Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 53 orang dan teknik yang digunakan adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan lembar kuesioner kepercayaan diri, keaktifan dalam berorganisasi dan kemampuan public speaking secara online melalui media sosial yaitu WA (WhatsApp) grup responden.
Hasil penelitian ini berdasarkan uji chi-square menunjukan (1) Terdapat hubungan yang bermakna antara kepercayaan diri dengan kemampuan public speaking pada mahasiswa semester IV, Stikes Tana Toraja dimana nilai p = 0,005 atau p < 0,05 (2) Terdapat hubungan yang bermakna antara keaktifan dalam berorganisasi dengan kemampuan public speaking pada mahasiswa semester IV, Stikes Tana Toraja dimana nilai p = 0,043 atau p < 0,05.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa yang memiliki kepercayaan diri yang baik dan aktif dalam berorganisasi memiliki peluang yang besar memiliki kemampuan public speaking yang baik. Hasil penelitian diharapkan bisa sebagai gambaran awal dan data dasar untuk penelitian berikutnya terutama jika ingin meneliti variabel lain yang bisa saja mempengaruhi kemampuan public speaking seperti keterampilan berbicara, jenis kelamin dan lain lain.
Downloads
References
Afandi, A.D. (2016). Perilaku Merokok Pada Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah. Surakarta.
Agustina,Ria.dkk. (2019). Hubungan Keaktifan Mahasiswa Dalam Berorganisasi Dengan Kemampuan Public Speaking Pada Mahasiswa FISIP Universitas Sriwijaya.Palembang: Universitas Sriwijaya.
Aja, Afifah. (2018) . Faktanya Ketakutan Tertinggi Saat Ini Adalah Berbicara Di Depan Forum : The People’s Almanac Book of List. (Online). Diakses 23 April 2020. https://www.akademitrainer.com/faktanya-ketakutan-tertinggi-saat-ini-adalah-bebicara-di-depan-forum/.
Amalia, R. (2016). Gambaran Motivasi Hidup Pada Orang Dengan HIV/AIDS Di Rumah Cemara Geger Kalong Bandung. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Arikunto. (2010). Statistik Keperawatan. Jakarta.
Bukhori, Baidi. 2016. Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Ditinjau Dari Kepercayaan Diri Dan Keaktifan Dalam Organisasi Kemahasiswaan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang. Skripsi. Disertai tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo.
Burhanudin, Aan Mohamad. 2016. Kemampuan Public Speaking Mahasiswa Jurusan Kpi Iain Syekh Nurjati Cirebon: Problematika Dan Solusinya. Orasi Jurnal Dakwah dan Komunikas.Hal.1.
Caaesari,Yasinta Karina.dkk. (2013).”Kuliah Versu Organisasi”Studi Kasus Mengenai Strategi Belajar Pada Mahasiswa Yang Aktif Dalam Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Diponegoro. Jurnal Psikologi Undip. Vol.12 No.2
David, Zarefsky. (2013). Public Speaking : Strategies For Succes. USA: Pearson. Edisi 7
Desmawangga, C. (2013). Studi tentang partisipasi Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara dalam Organisasi Kemahasiswaan di Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarma . eJurnal Ilmu Administrasi.
Fatimah, E. (2010). Psikologi Perkembangan (Psikologi perkembangan Peserta Didik). Bandung: Pustaka Setia.
Fauziah, N. (2017). Studi komparasi kepercayaan diri mahasiswa alumni pondok pesantren dan non pondok pesantren dalam menyelesaikan skripsi(sudi kasusu program studi pendidikan bahasa arab STAIN Kediri). STAIN Kediri.
Firdausz,Risky. (2012). Motivasi Mahasiswa Bergabung di Organisasi Intra Kampus (Studi Eksplorasi Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip). Skripsi. Disertai tidak diterbitakan. Semarang: Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang.
Gitosudarmo, &. S. (2010). Perilaku Keorganisasian. Yogyakarta: Erlangga.
Hariyadi, Akhmad Taufiq. (2018). Menegakkan Rasa Percaya Diri Bangsa Indonesia.(Online). Diakses 23 April 2020. https://www.kompasiana.com/athyadi12/5ae7deo04caf7bd400a127883/menegakan-rasa-percaya-diri-bangsa-indonesia.
Hidajat. (2006). Public Speaking dan Teknik Presentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Hidayat, T. (2015). Faktor - faktor yang mempengaruhi keikutsertaan berorganisasi mahasiswa FIKES UMP, Universitas Mauhammadiyah Purwekerto. Repository.
Iswidharmanjaya, d. (2014). Satu Hari Menjadi lebih Percaya Diri. Jakarta: Gramedia.
Kartika, I. I. (2017). Buku ajar dasar-dasar riset keperawatan dan penggunaan data statistik. Jakarta: CV.TRANS INVOMEDIA.
Khoriroh, Nahar. 2018. Pengaruh Kepercayaan Diri Dan Keterampilan Berkomunikasi Terhadap Kemampuan Public Speaking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universinas Negeri Yogyakarta. Disertai tidak diterbitkan. Yogyakarta:Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.
Miftahuddin. (2013). Mahasiswa Ideal: Berprestasi, Berorganisasi dan Kompetensi Interpersonal. Artikel. Diunduh dari http://stainsalatiga.ac.id pada 12 mei 2020.
Mualimin. (2013). Korelasi Motivasi Berprestasi dan Minat Berorganisasi terhadap Indeks Prestasi Belajar Mahasiswa Bidikmisi Jurusan Biologi FMIPA UNNES. Jurnal Pendidikan.
Muslimin,Khoirul. (2013). Faktor – faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Berkomunikasi di Depan Umum. Jurnal Interaksi. Vol II No.2
Nitbani, Paulus. 2015. Kemampuan Orang Indonesia Bebicara di Depan Umum Masih Rendah. (Online). Diakses 22 April 2020. http://www.beritasatu.com/nasional/334404-kemampuan-orang-indonesia-berbicara-di-depan-umum-masih-rendah
Notoadmodjo. (2010). Statistik Keperawatan. Jakarta.
Nurmalisa, dkk. (2017). Pengaruh Pemanfaatan Gadget dalam Aktivitas Belajar untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKN. Jurnal Pendidikan Mataram.
Nur.M, dkk. (2011) .Teori teori Psikologi.Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA
Nursalam. (2010). Statistik Keperawatan. Jakarta.
Oktavia, Margaret Lea. 2010. Kecemasan Berbicara Di Depan Kelas Pada
Mahasiswa Ditinjau Dari Berpikir Positif Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Disertai tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Katolik.
Olli, H. (2010). Public Speaking Edisi Kedua. Jakarta: Pt Indeks.
Philadelphia. (2012). Nursing Research. Jakarta.
Pradayu, M. (2017). Pengaruh Aktivitas Organisasi terhadap prestasi belajar. Jurnal JOM FISIP , Vol.4, No.2.
Rachmawati, Isna. 2015. Hubungan Antara Interaksi Sosial Dengan Kepercayaan Diri Dalam Public Speaking Pada Mahasiswa Angkatan 2014 Universitas Muhammadiah Surakarta. Journal eprints.ums. Vol.1.No.2,1-2.
Ririn, Asmidir & Marjohan. (2013). Hubungan Antara Keterampilan Komunikasi dengan Kecemasan Berbicara di Depan Umum. Jurnal Ilmiah Konseling. Vol II. No 1
Riyanto, A. (2011). Metodologi penelitian kesehatan. Yogyakarta: NUHA MEDIKA.
Sari, M. (2015). Pengaruh kepercayaan diri terhadap kemampuan berkomunikasi (Public Speaking) pada Alumni KAHFI Motivator School Tanggerang Selatan.
Sedarmayanti. (2010) Pengembangan Kepribadian Pegawai. Bandung: Mandar Maju.
Setiawan, P. (2014). Siapa Takut Tampil Percaya Diri? Yogyakarta: Parasmu.
Setyaningrum, Desi Fitriana. (2013). Pengaruh Keaktifan Berorganisasi dan Prestasi Belajar Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Angkatan 2013 Universitas Sebelas Maret. Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran. Vol.2.No.2
Suranto. (2018). Pengalaman Berorganisasi Dalam Membantuk Soft Skill Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial. Vol.28, No.1.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor- faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sriyana,Jaka. (2018). Pengembangan Kemampuan Public Speaking. (Online). Diakses 13 Agustus 2020. https://fecon.uii.ac.id/blog/2018/09/23/seminar-public-speaking/
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




